Pelaksanaan Pendidikan Life Skills di Pondok Pesantren

Diposting oleh Unknown on Minggu, 16 Februari 2014

Skripsi ini membahas pelaksanaan pendidikan life skills di pesantren. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana pelaksanaan pendidikan life skills di Pondok Pesantren Darul Falah Be-Songo Ngaliyan Semarang dilihat dari beberapa segi, diantaranya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi? 


 Pesantren tersebut dijadikan sebagai sumber data untuk mendapatkan gambaran desain penddikan life skills di pesantren. Datanya diperoleh dengan cara wawancara tak tersetruktur, observasi partisipan, studi dokumentasi dan triangulasi data. Analisis data dalam penelitian ini berupa teknik analisis deskriptif, yaitu metode analisis data yang berupa kata-kata, gambar dan bukan angka.Kajian ini menunjukkan bahwa: Pelaksanaaan pendidikan life skills di Pondok Pesantren Darul Falah Be-songo ini belum sepenuhnya berjalan dengan baik, masih banyak sekali yang perlu diperbaiki. Hal ini dapat terlihat dalam proses perencanaannya yang kurang matang karena aspek pencatatan belum dilakukan, akan tetapi proses pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan evaluasi pembelajaran kurang efektif karena untuk saat ini baru dalam proses perumusan. Melihat hal tersebut kiranya dipandang perlu adanya penataan kembali agar pendidikan life skills di Pondok Pesantren Darul Falah Be-Songo Ngaliyan Semarang dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu menciptakan jiwa santri yang lebih berkualitas dan kompetitif. Pelaksanaan pendidikan life skills di pondok pesantren Darul Falah Be-Songo dapat dilihat dari beberapa segi, antara lain: (1) tahap perencanaan: meliputi kegiatan perumusan grand desain pesantren dalam bentuk visi-misi pesantrenyang dilakukan oleh pengasuh pesantren serta penyusunan program pembelajaran oleh pengasuh dan pengurus pondok pesantren (2) tahap pelaksanaan: tahap ini terdiri dari pengorganisasian santri, pengelolaan kelas, penentuan metode pembelajaran dan mempersiapkan sarana prasarana serta fasilitas pembelajaran (3) tahap evaluasi. Evaluasi ini dilakukan oleh guru terhadap hasil pembelajaran life skills untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi santri, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Evaluasi pembelajaran di pondok pesantren Darul Falah Be-Songo berjalan kurang efektif. Selain itu, tidak semua materi dapat dikuantifikasikan, hal ini akan mengurngi kelenturan pesantren.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar