Pengaruh pemakaian jilbab terhadap akhlaq siswi kelas XI Man Tengara

Diposting oleh Unknown on Jumat, 07 Februari 2014

Dalam syariat Islam wanita diwajibkan mengenakan jilbab. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang jilbab, hendaknya lebih dulu kita mengetahui apa jilbab itu? Secara umum jilbab dapat diartikan pakaian yang menutup aurat, sedangkan dalam kamus Arab Al Munjid jilbab berarti ‘’al qomiishu awissaubul waasi’’ yaitu pakaian lebar atau luas. Kewajiban wanita untuk mengenakan jilbab. tertuang dalam surat Al Ahzab ayat 59.
Para ahli mengambil patokan usia remaja antara 13-21 tahun. Usia tersebut merupakan usia yang penuh gejolak, terutama pada usia 16 tahun yaitu pada masa SMA, seiring dengan perubahan zaman siswa SMA lah yang mudah mendapat pengaruh, terutama mode seperti jilbab bukanlah yang langka jika banyak siswa yang mengenakan jilbab.
Jilbab adalah salah satu simbol Islam yang identik dengan citra akhlaq yang memikat, sehingga jilbab senantiasa harus menjaga nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya kesalehan individu tercermin dari akhlak maupun tingkah laku sehari-hari, manakala tiap pribadi telah memiliki akhlaq.Niscaya akan memberikan warna pada lingkunganya dalam bentuk kesalehan jamaah. Akhlak mulia merupakan bentuk amalan yang terpuji untuk dilakukan, mengingat Rasulullah SAW diutus Allah SWT ke dunia ini salah satunya untuk menyempurnakan akhlaq umatnya.
Dengan berjilbab seorang muslimah memiliki tanggung jawab moral yang tinggi untuk senantiasa menjaga izzah (harga diri)nya. Jilbab merupakan salah satu simbol islam yang mulia, sehingga setiap muslimah harus dapat mempertahankan kesan positif tersebut melalui tampilan akhlaq yang memikat.
Berdasarkan pemikiran di atas penulis terdorong untuk meneliti pengaruh pemakaian jilbab terhadap akhlaq siswi kelas XI MAN Tengaran.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar