Home » Tesis Pend. Matematika » Eksperimentasi model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan fan-n-pick pada prestasi belajar matematika ditinjau dari kecemasan pada matematika siswa smp negeri di kabupaten Magelang
Eksperimentasi model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan fan-n-pick pada prestasi belajar matematika ditinjau dari kecemasan pada matematika siswa smp negeri di kabupaten Magelang
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 29 Maret 2014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah model pembelajaran yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick atau model pembelajaran langsung, (2) manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik, siswa yang memiliki kecemasan pada matematika rendah, kecemasan pada matematika sedang atau kecemasan pada matematika tinggi, (3) Pada masing-masing model pembelajaran yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick dan model pembelajaran langsung, manakah prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik, siswa dengan kecemasan pada matematika rendah, sedang atau tinggi, (4) Pada masing-masing tingkat kecemasan pada matematika yang dimiliki siswa, manakah model pembelajaran yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick atau model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain factorial 3×3 yang dilakukan di kelas VIII SMP Negeri Kabupaten Magelang semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda dan angket kecemasan pada matematika. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji Bartlett. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi α=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Model pembelajaran Fan-N-Pick menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT maupun model pembelajaran langsung. Sedangkan, model pembelajaran kooperatif tipe TGT menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan model pembelajaran langsung. 2) Siswa dengan tingkat kecemasan pada matematika rendah mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan tingkat kecemasan pada matematika sedang maupun tinggi, sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan pada matematika sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan tingkat kecemasan pada matematika tinggi. 3) Pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT, siswa dengan kecemasan pada matematika tinggi dan sedang mempunyai prestasi belajar matematika sama baik. Begitu juga dengan siswa dengan kecemasan sedang dan rendah mempunyai prestasi belajar matematika sama baik. Namun, pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT, siswa dengan kecemasan pada matematika rendah xiv mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada siswa dengan kecemasan pada matematika tinggi. Pada model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick, siswa dengan kecemasan pada matematika rendah, sedang maupun tinggi mempunyai prestasi belajar sama baik. Pada model pembelajaran langsung, siswa dengan kecemasan pada matematika rendah mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan kecemasan pada matematika sedang maupun tinggi. 4) Pada siswa dengan kecemasan pada matematika rendah baik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, Fan-N-Pick dan model pembelajaran langsung mempunyai prestasi belajar yang sama. Pada siswa dengan kecemasan pada matematika sedang dan tinggi mempunyai prestasi belajar matematika sama baik jika diberi pembelajaran dengan model pembelajaran langsung tipe TGT dan Fan-N-Pick. Begitu juga jika siswa diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick dan model pembelajaran langsung, siswa mempunyai prestasi belajar matematika yang sama. Namun, siswa dengan kecemasan pada matematika sedang dan tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik jika diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Fan-N-Pick daripada pembelajaran dengan model pembelajaran langsung
Label:
Tesis Pend. Matematika
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar