Home » Skripsi Keselamatan & KK » Hubungan kelelahan kerja dan stres kerja dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit pada pekerja bagian garmen di PT
Hubungan kelelahan kerja dan stres kerja dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit pada pekerja bagian garmen di PT
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 Maret 2014
Latar Belakang : Meningkatnya penggunaan teknologi di berbagai sektor usaha dapat pula mengakibatkan semakin tinggi resiko terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja atau penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan yang mengancam keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan tenaga kerja. Dalam tiga tahun terakhir di PT. Danliris Sukoharjo, terjadi 38 kasus kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kelelahan kerja dan stress kerja mempunyai hubungan dengan terjadinya kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil dengan metode simple random sampling sebanyak 200 pekerja bagian garmen. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner kelelahan kerja dan stress kerja serta kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit dilakukan dengan observasional. Pengolahan dan analisa data menggunakan uji statistik chi square dengan uji alterrnatif fisher. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara kelelahan kerja dengan terjadinya kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit (p value 0.619) dan tidak ada hubungan antara stress kerja dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit (p value 0.137). Kesimpulan : Kelelahan kerja dan stress kerja tidak mempunyai hubungan dengan terjadinya kecelakaan kerja tertusuk jarum jahit
Label:
Skripsi Keselamatan & KK
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar