Home » Tesis Administrasi & Kebijakan Kesehatan » Pengaruh Faktor Upaya Pengobatan Dan Pencegahan Yang Dilakukan Ibu Pada Balita Dengan Penyakit Diare Di
Pengaruh Faktor Upaya Pengobatan Dan Pencegahan Yang Dilakukan Ibu Pada Balita Dengan Penyakit Diare Di
Diposting oleh Unknown on Kamis, 17 April 2014
Diare hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian, Epidemiologi penyakit diare dapat ditemukan pada seluruh daerah geografis dunia dan kasus diare dapat terjadi pada semua kelompok umur, tetapi penyakit berat dengan kematian yang tinggi terutama terjadi pada bayi dan anak balita. Berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2004 angka kematian akibat diare di Indonesia mencapai 23 orang per 100 ribu penduduk untuk dewasa dan 75 per 100 ribu balita. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor upaya pengobatan dan pencegahan yang dilakukan ibu pada balita dengan penyakit diare di Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Pengambilan sampel berjumlah 271 orang, dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan adalah Chi-Square Test dan Regresi Logistik. Berdasarkan hasil penelitian, variabel yang berhubungan secara bermakna dengan kejadian diare pada balita adalah status gizi anak, sumber air bersih, tempat pembuangan tinja, lamanya pemberian ASI, kebiasaan cuci tangan. Berdasarkan uji multivariat ditemukan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian diare pada balita adalah variabel status gizi anak dengan dengan nilai Exp (?) 5,426. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya agar selalu memperhatikan program peningkatan status gizi anak dan diusahakan agar program pemberian makanan tambahan kepada balita dapat diteruskan dalam penyusunan rencana strategis (Renstra) pada tahun berikutnya.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar