Home » Tesis Administrasi & Kebijakan Kesehatan » Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Bayi Pada Keluarga Miskin Dan Tidak Miskin Di Kabupaten
Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Bayi Pada Keluarga Miskin Dan Tidak Miskin Di Kabupaten
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 19 April 2014
Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Kekurangan gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan. Prevalensi gizi kurang di Indonesia lebih dari 5 juta balita. Kabupaten Aceh Utara persentase balita gizi kurang adalah 33,5% dan gizi buruk 10,9%. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pola asuh (asuh diri, asuh makan dan asuh kesehatan) terhadap status gizi bayi pada keluarga miskin dan tidak miskin di Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 100 orang pada masing-masing keluarga miskin dan tidak miskin, sampel diambil secara simple random. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, dianalisis dengan regresi logistik berganda ?=0.05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuh diri, asuh makan dan asuh kesehatan pada keluarga tidak miskin jauh lebih baik dibandingkan pada keluarga miskin. Status gizi bayi pada keluarga tidak miskin lebih baik dibandingkan pada keluarga miskin. Pola asuh meliputi variabel asuh diri, asuh makan dan asuh kesehatan pada keluarga miskin dan tidak miskin berpengaruh signifikan terhadap status gizi bayi.dan asuh kesehatan pada keluarga miskin dan tidak miskin memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap status gizi bayi. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara untuk membuat kebijakan tentang pendistribusian makanan tambahan untuk penanggulangan kasus gizi kurang khususnya pada masyarakat keluarga miskin. Kepala puskesmas perlu meningkatkan pemberdayaan bidan desa dengan fasilitas yang sudah ada dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu-ibu yang mempunyai bayi dan memberi pengarahan tentang pentingnya kegiatan asuh kesehatan yang baik, sebagai upaya meningkatkan status kesehatan dan gizi bayi. Petugas Gizi Puskesmas perlu meningkatkan penyuluhan pada saat hari buka posyandu maupun penyuluhan saat kunjungan rumah tentang asuh diri dan asuh makan untuk meningkatkan status gizi bayi, khususnya kepada orangtua yang bayinya baru kunjungan pertama ke posyandu
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar