Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Download Tesis Pendidikan Agama Islam : NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KHITAN
Download Tesis Pendidikan Agama Islam : NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM KHITAN
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Di dalam khitan
terdapat nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil dalam rangka mengantarkan
anak agar menjadi pribadi muslim yang shaleh. Karenanya, maka menjadi penting
untuk mempelajari apa dan bagaimana praktik khitan dan nilai-nilai pendidikan
yang terkandung di dalamnya serta bagaimana cara mengimplementasikannya dalam
pendidikan anak, agar umat Islam lebih paham makna khitan yang sebenarnya dan
bersedia mempraktikkannya demi pendidikan anak-anak mereka. Berdasarkan hal
tersebut, penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian terhadap pelaksanaan
khitan itu guna dapat mengungkap hikmah atau nilai-nilai pendidikan yang
terkandung di dalamnya.
Penelitian ini
dimaksudkan untuk memperoleh jawaban tentang: (a) bagaimana nilai-nilai
pendidikan yang terkandung dalam khitan, dan (b) bagaimana implementasi
nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam khitan terhadap pendidikan anak.
Untuk itu, penelitian ini didesain sebagai penelitian pustaka (library
reseach) dengan menggunakan pendekatan historis.
Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumenter dan digali melalui
sumber data primer (primary sources) dan
sumber data sekunder (secondary
sources). Sedangkan metode analisis data yang
digunakan adalah metode interpretatif dan metode content
analysis.
Dari hasil kajian yang dilakukan,
diperoleh temuan bahwa: (a) Ternyata khitan mempunyai nilai pendidikan,
misalnya pada dasarnya khitan mengajarkan anak menjadi dewasa. Dari sudut
psikologis, anak merasa dirinya sudah muslim dan dia wajib menutupi auratnya serta
tidak boleh melihat aurat orang lain. (b) Untuk mengimplementasikan nilai-nilai
pendidikan yang terdapat dalam khitan terhadap pendidikan anak adalah terletak
pada peran penting orang tua untuk melakukan hal-hal berikut: (1) Menanamkan
rasa malu pada anak. (2) Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan
jiwa feminitas pada anak perempuan. (3) Memisahkan tempat tidur mereka. (4)
Mengenalkan waktu berkunjung (meminta izin dalam 3 waktu). (5) Mendidik menjaga
kebersihan alat kelamin. (6) Mengenalkan muhrimnya. (7) Mendidik anak agar
selalu menjaga pandangan mata. (8) Mendidik anak agar tidak melakukan ikhtilat.
(9) Mendidik anak agar tidak melakukan khalwat
(10) Mendidik etika berhias. (11) Ihtilam
dan haid. Ihtilam adalah
tanda anak laki-laki sudah mulai memasuki usia balig.
Berdasarkan
kajian di atas, maka penulis dapat memberikan saran kepada beberapa pihak,
terutama: (a) bagi para orang tua seharusnya mengkhitankan mereka sebelum
baligh. Hal ini merupakan bukti konkret kecintaan dan rasa tanggung jawab orang
tua terhadap pendidikan anaknya. (b) Bagi pendidik/guru hendaknya mengupayakan
kurikulum atau program pengajaran yang mendukung terhadap tercapainya
pelaksanaan khitan tersebut
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar