Strategi Penanggulangan Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Balita Melalui Analisis Faktor Determinan di Tiga Kecamatan Kabupaten

Diposting oleh Unknown on Kamis, 17 April 2014

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia. Di Kabupaten Ogan Ilir, ISPA merupakan penyakit yang paling banyak diderita penduduk dari tujuh penyakit utama di puskesmas dengan proportional morbidity ratio 69,4%. Untuk mengetahui faktor determinan terjadinya ISPA telah dilakukan penelitian dengan rancangan studi kasus kontrol pada anak balita dengan sampel 94 kasus dan 94 kontrol. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor determinan : status gizi kurang (p = 0,000), ASI eksklusif (p = 0,000), berat badan lahir rendah (p = 0,000), adanya asap rokok (p = 0,000), adanya asap dapur (p = 0,000), hunian yang padat (p = 0,000), status imunisasi tidak lengkap (p = 0,000), makanan tambahan dini (p = 0,000) dengan kejadian ISPA, sedangkan pemberian vitamin A tidak berhubungan dengan ISPA (p = 0,559). Hasil analisis multivariat melalui uji regresi logistik ganda menunjukkan adanya pengaruh pemberian ASI eksklusif (p = 0,000; OR Adjusted = 9,7), berat badan lahir rendah (p = 0,000; OR Adjusted = 5,3), polusi asap dapur (p = 0,001; OR Adjusted = 4) dan status imunisasi tidak lengkap (p = 0,001; OR Adjusted = 4,6) terhadap kejadian ISPA sebesar 80,9%. Faktor determinan yang paling dominan mempengaruhi kejadian ISPA pada anak balita adalah tidak mendapatkan ASI eksklusif dengan OR Adjusted 9,7. Berdasarkan hasil penelitian ini maka petugas kesehatan perlu menekankan pada ibu yang memiliki anak balita agar memberikan ASI eksklusif kepada bayinya hingga usia 6 bulan, menjaga kehamilan dan memperhatikan kebutuhan nutrisi selama kehamilan, memberikan imunisasi dasar bagi anaknya dengan lengkap, dan tidak membawa anak balitanya ke dapur saat memasak.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar