Home » Tesis Ekonomi Islam » ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DAN MODEL MARKOWITZ EFFICIENT PORTFOLIO (MEP) SEBAGAI PREFERENSI INVESTOR TERHADAP PEMILIHAN SAHAM DI PASAR MODAL INDONESIA (Studi Pada Indeks Saham LQ-45 Dan Jakarta Islamic Index (JII) Di Bursa Efek Indonesia)
ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DAN MODEL MARKOWITZ EFFICIENT PORTFOLIO (MEP) SEBAGAI PREFERENSI INVESTOR TERHADAP PEMILIHAN SAHAM DI PASAR MODAL INDONESIA (Studi Pada Indeks Saham LQ-45 Dan Jakarta Islamic Index (JII) Di Bursa Efek Indonesia)
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Investasi
portofolio merupakan suatu investasi pada beberapa sekuritas dengan harapan
memperoleh tingkat keuntungan dari investasi yang dilakukan di pasar modal.
Saham yang akan dipilih merupakan kumpulan dari portofolio yang optimal atau
efisien, yakni high risk high return.
Menganalisa tingkat keuntungan dari investasi
dibutuhkan metode analisis portofolio (CAPM dan MEP) untuk menghitung nilai
investasi baik nilai return dan
nilai risiko investasi yang akan diperoleh serta memberikan gambaran suatu
saham yang akan dijadikan sebagai pemilihan investasi. Investor dapat memilih
tingkat return portofolio
pada kedua indeks saham, yaitu Jakarta Islamic
Index (JII) yang bisa dijadikan sebagai tolok
ukur (benchmark) untuk
mengukur kinerja suatu investasi pada saham dengan kriteria shariah,
dan LQ45 yang mempunyai
tingkat likuiditas yang tinggi. Adapun rumusan masalah tesis ini adalah: 1).
Apakah return dari
portofolio yang dibentuk dari saham-saham LQ45 yang diterapkan dalam CAPM dan
MEP yang digunakan, memiliki hasil yang lebih tinggi daripada return
portofolio dari saham-saham yang dibentuk dari
saham-saham di JiI?, dan 2). Apakah
tingkat risiko yang akan dihadapi oleh para investor lebih tinggi jika
berinvestasi di saham LQ45 daripada berinvestasi di saham JII yang sesuai
prinsip shariah?
Dalam penelitian ini, penulis
menggunakan jenis penelitian kuantitatif berdasarkan tingkat eksplanasinya,
yaitu secara komparatif. Membandingkan tingkat return
yang diperoleh dari portofolio saham yang tercatat
dalam indeks LQ45 dan
JII dengan mengambil 10 sampel perusahaan periode 2004 sampai 2008 (5 tahun)
berdasarkan analisis perkembangan investasi pada tahun 2008 sampai Maret 2009.
Capital Asset
Pricing Model (CAPM) dan Markowitz Efficient Portfolio (MEP) adalah suatu model
yang dikembangkan untuk menjelaskan suatu keadaan keseimbangan hubungan antara
risiko dan return portofolio
pada setiap asset dalam investasi apabila pasar modal berada dalam keadaan
seimbang, yang digambarkan melalui metode grafik atau kurva security market
line (SML) dan Efficient Frontier dengan menggunakan
Beta (¡5) dan Standart
Deviasi (s) sebagai pengukur
risiko pada kedua model. Dengan menggunakan kedua model analisis ini, investor
dapat mengestimasi return yang
diharapkan pada sekuritas di JII dan LQ45, portofolio saham dapat
diidentifikasi dengan baik, memiliki nilai investasi yang lebih, dan investor
dapat menghilangkan keraguan dalam berinvestasi.
Keraguan dalam
berinvestasi dikonsepsikan sebagai persoalan gharar
(risiko yang dihadapi investor), karena ketika
aktivitas jual beli saham tersebut disalahgunakan dan menjadi alat spekulasi
untuk mengejar keuntungan di atas kerugian pihak lain, maka hukumnya haram
karena berubah menjadi perjudian saham (maysir) dan
mengandung gharar. Transaksi
yang gharar dapat
timbul karena: Gharar dalam
Bai 'ataini fi ba 'iah (suatu
transaksi jual beli dimana dalam satu akad terdapat dua harga), gharar
dalam Akad Mu 'alaq (sebuah
transaksi jual beli di mana jadi tidaknya transaksi tergantung pada transaksi
lainnya), serta ketidaktahuan (Jahl) dalam
ukuran dan takaran objek. Hal ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan analisis
pada gambaran kedua model dalam penelitian ini, baik dalam model analisis
Capital Asset Pricing Model (CAPM) maupun Markowitz Efficient Portofolio (MEP).
Keyword: CAPM,
MEP, SML, Efficient Frontier,
Analisis Ghar
Label:
Tesis Ekonomi Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar