Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Download Tesis Pendidikan Agama Islam : Ketuntasan Belajar Peserta didik dalam Pembelajaran al-Qur'an-Hadis kelas VII di MTsN
Download Tesis Pendidikan Agama Islam : Ketuntasan Belajar Peserta didik dalam Pembelajaran al-Qur'an-Hadis kelas VII di MTsN
Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014
Sistem
belajar tuntas merupakan suatu sistem pembelajaran terstruktur yang bertujuan
untuk mengadaptasikan pengajaran kepada kelompok peserta didik yang majmuk
sedemikian rupa, sehingga diberikan perhatian secukupnya pada perbedaan-perbedaan
yang terdapat di antara peserta didik, sehingga disparitas tingkat kecerdasan
diantara mereka tidak mencolok dalam hal penguasan kompetensi dasar.
Untuk
menuntaskan belajar peserta didik, maka guru dituntut untuk menggunakan segala
upaya untuk mencapai tingkat ketuntasan sesuai dengan yang ditentukan terhadap
individu-individu dari peserta didik. Ia dituntut merencanakan pembelajaran
yang efektif dan efesien, dan dituntut pula untuk menggunakan multiple methode untuk mencapai tujuan setiap peserta
didik yang majemuk, serta evaluasi yang berkesinambungan.
Ada dua
rumusan masalah dalam penelitian ini 1) Bagaimana ketuntasan belajar peserta
didik mata pelajaran al-Qur'an-Hadis; 2) Bagaimana peran guru dalam ketuntasan
belajar peserta didik.
Objek
penelitian adalah MTsN Kedunggalar Ngawi, dengan fokus pada peserta didik kelas
VII tahun pelajaran 2010-2011.
Penelitian
ini adalah field
reseacrh dengan
tehnik pengumpulan data dept
interview, observasi
dan dokumentasi. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun analisis data yang digunakan
bersifat deskriptif-naturalistik.
Hasil dari
penelitian ini adalah bahwa dari 314 peserta didik yang diteliti terdapat 257
(82%) yang telah mencapai ketuntasan dengan nilai 76.75, sedangkan 57 sisanya
(18%) dengan nilai rata-rata 61.42 belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM) yang ditentukan dengan nilai 69. Selanjutnya peserta didik yang telah
mencapai ketuntasan diberi program pengayaan, sementara yang belum diikutkan
program remedial sebagai program ko-kurikulum yang disinergikan dengan program
kurikuler. Ketuntasan ini tidak dipengaruhi oleh faktor latar belakang
pendidikan pada jenjang sebelumnya akan tetapi karena faktor motivasi
instrinsik dan sarana dan prasarana yang menunjang, selain kreatifitas dan
inovasi guru dalam merencanakan, memilih metode dan menilai peserta didik. Peran
guru dalam membantu menuntaskan belajar peserta didik begitu sentral sebagai
perancang desain pembelajaran, memilih metode, media pembelajaran serta dalam
mengevaluasi keberhasilan peserta didik.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar