Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Download Tesis Pendidikan Agama Islam : DISTRIBUSI KEKAYAAN (Studi Komparatif Pemikiran Baqir al-S|adr dan Taqiy al-Din al-Nabhany)
Download Tesis Pendidikan Agama Islam : DISTRIBUSI KEKAYAAN (Studi Komparatif Pemikiran Baqir al-S|adr dan Taqiy al-Din al-Nabhany)
Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014
Penulisan
tesis ini termasuk dalam kategori penelititan kepustakaan (library research). Karena menganalisa pemikiran tokoh
yang pernah hidup di masa yang telah lewat, penelitian ini menggunakan tinjauan
historical
research yang
dimaksudkan untuk merekonstruksi kejadian-kejadian masa lampau yang mungkin
mempengaruhi pemikiran kedua tokoh. Sedangkan dalam menganalisa data penulis
menggunakan analisys-contens,
artinya isi dari
obyek penelitian diuraikan kemudian dibandingkan antara tokoh yang satu dengan
yang lainnya. Prihal distribusi kekayaan, sangat menarik untuk dibandingkan
antara pemikiran Baqir al-S|adr dan Taqiy al-Din al-Nabhaniy.
Baqir
al-S|adr berpandangan bahwa sumber permasalahan ekonomi adalah tidak
terciptanya keadilan distribusi karena menurutnya Allah menciptakan dunia dan
seisinya dengan ukuran yang sudah diperhitungkan kecukupannya. Dalam membahas
distribusi Baqir al-S|adr membaginya menjadi distribusi praproduksi dan
distribusi pasca produksi. Distribusi praproduksi membahas tentang distribusi
kekayaan alam yang, menurut Baqir al-S|adr, merupakan faktor produksi utama.
Sementara distribusi pasca produksi adalah tentang distribusi hasil produksi,
Baqir al-S|adr, terutama membahas distribusi pra produksi, memberikan penekanan
kepada pemberian cap kepemilikan terhadap setiap kekayaan alam serta cara
pengalihan kepemilikan tersebut. Sedangkan dalam membahas distribusi pasca
produksi, Baqir al-S|adr berpendapat bahwa kerja adalah satu-satunya sebab
perolehan hak distribusi kecuali modal yang memang menjadi salah satu sarana
produksi.
Ketika Taqiy al-Din al-Nabhaniy
membahas distribusi, konsep dasar yang menjadi pijakannya adalah terjadinya
keseimbangan kebutuhan. Dalam pembahasan distribusi, sebagaimana Baqir
al-S|adr, Taqiy al-Din al-Nabhaniy juga tidak bisa lepas dari konsep
kepemilikan. Hal ini dikarenakan pandangannya tentang distribusi adalah salah
satu rangkaian dari sistem ekonomi. Sistem ekonomi Islam menurutnya mencakup
kepemilikan, sebab-sebab, serta pemanfaatan kepemilikan dan distribusi kekayaan
kepada masyarakat. Semua komponen tersebut terikat aturan syariat tentang halal
dan haram. Masyarakat harus tunduk terhadap aturan tersebut untuk mewujudkan
keadilan distribusi. Selanjutnya adalah tugas Negara untuk mengawal tercapainya
keadilan distribusi dan keseimbangan sosial
Pemikiran
mereka tentang distribusi kekayaan terdapat persamaan dan perbedaan. Diantara
persamaannya adalah keduanya sama-sama menyandarkan pemikiran distribusinya
terhadap konsep kepemilikan. Juga tentang wajibnya Negara menjaga keseimbangan
sosial. Mereka juga melarang adanya monopoli pihak tertentu terhadap faktor-faktor
produksi. Sedangkan perbedaan konsepsi mereka tentang distribusi, tidak lebih
karena adanya perbedaan sudut pandang saja, sehingga bila keduanya disatukan
akan saling melengkapi.
jika
berminat silahkan Download
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar