Pengaruh Public Relations Berbasis Fear Arrousing Terhadap Kedisiplinan Mahasantri" (Studi Kasus di

Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014


Bagaimanakah public relations berbasis fear arrousing, bagaimanakah kedisiplinan dan pengaruhkah public relations berbasis fear arousing terhadap kedisiplinan mahasantri Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa metode untuk memperoleh data yang diinginkan diantaranya; angket, observasi dan wawancara Sedangkan untuk menjawab pertanyaan diatas, penulis menggunakan dua analisis data yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif Adapun analisis data kualitatif dengan menggunakan rumus prosentase dan yang dianalisis adalah public relations berbasis fear arrousing dan kedisiplinan mahasantri. Berdasarkan pada hasil prosentase tentang kegiatan public relations di Mahad Sunan Ampel al Ali UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang peneliti lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan public relations berbasis fear arrousing di Mahad Sunan Ampel al Ali UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 447% yang mana jika dikonsultasikan dengan standar! yang diberikan oleh Suharsimi Arikunto berada diantara 40%-55% tergolong kurang baik Demikian halnya dengan kedisiplinan mahasantri Mahad Sunan Ampel al Ali UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 404% yang mana jika dikonsultasikan dengan standart yang diberikan oleh Suharsimi Arikunto berada diantara 40%-55% tergolong kurang baik Sedangkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis rumus regresi sederhana dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus regresi sederhana pengaruh public relations berbasis fear arrousing terhadap kedisiplinan mahasantri tergolong lemah Hal ini berdasarkan analisis yang dilakukan dengan menggunakan rumus regresi sederhana pada taraf signifikan 5% = 0.304, sedang nilai r kerja 0.36% yang mana jika dikonsultasikan pada table "r" regresi sederhana berada dikisaran 0.20­0.40% yang berarti antara variabel x dan variabel y terdapat korelasi yang lemah atau rendah dengan demikian maka hasil r kerja lebih besar dari pada nilai r regresi sederhana yang berarti terdapat pengaruh yang lemah atau rendah antara dua variable tersebut Adapun saran-saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut pihak pengasuh dan pembimbing hendaknya selalu mengarahkan dan mengawasi jalannya kegiatan public relations berbasis fear arrousing di mahad, untuk musyrif/ah hendaknya selalu membina mahasantri dengan keadaan bagaimanapun, para mahasantri hendaknya tetap bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas guna menunjang tercapainya keberhasilan tujuan pesantren mahasantri.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar