Home » Tesis Psikologi » Gambaran Kebutuhan Pekerja Sosial Sebagai Caregiver Di Panti Sosial Berdasarkan Tes Epps TPS004
Gambaran Kebutuhan Pekerja Sosial Sebagai Caregiver Di Panti Sosial Berdasarkan Tes Epps TPS004
Diposting oleh Unknown on Jumat, 28 November 2014
Gambaran Kebutuhan Pekerja Sosial Sebagai Caregiver Di Panti
Sosial Berdasarkan Tes Epps
TPS004
Manusia ditakdirkan untuk hidup dalam suatu lingkungan dan
bergaul dengan orang lain untuk mendapatkan dukungan sosial. Sumber dari
dukungan sosial disebut caregiver. Menjadi caregiver seringkali menimbulkan
stres serta gangguan psikiatrik dan fisik yang tidak disadari atau diabaikan.
Padahal Pekerja Sosial harus memiliki pemahaman yang baik tentang kondisi
dirinya, termasuk tentang kebutuhannya. Jika Pekerja Sosial dapat memahami
kebutuhan pribadinya, maka ia akan lebih dapat memberikan pelayanan sosial yang
lebih berkualitas. Untuk membantu mengenali kebutuhan ini, dipakai alat tes
Edwards Personal Preference Schedule (EPPS). Kebutuhan yang diukur adalah
Achievement, Deference.Order, Exhibition, Autonomy, Affiliation, Intraception,
Succorance, Dominance, Abasement, Nurturance, Change, Endurance, Heterosex dan
Aggression. Secara umum kebutuhan affiliation, intraception, endurance dan
aunurance Pekerja Sosial tidak tinggi sementara exhibition dan autonomy tinggi.
Berdasarkan jenis kelamin ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Pada
laki-laki Exhibition dan Autonomy tinggi sementara Dominance, Nurturance,
Endurance dan Aggression rendah. Pada perempuan Achievement, Autonomy,
Affiliation dan Change tinggi sementara Intraception, Dominance & Aggression
rendah, Berdasarkan Kelompok Usia ditemukan Autonomy tinggi pada semua
kelompok. Berdasarkan tingkat pcndidikan SLTA dan diatas SLTA ada pcrbedaan
dalam Achievement, Affiliation, Nurturance, Change dan Heterosex. Pada SLTA
terlihat Exhibition dan Autonomy ~ggi sementara Dominance dan Aggression
rendah, Pada diatas SLTA terJihat Achievement, Exhibition, Autonomy,
Affiliation dan Change tinggi sementara Dominance, Nurturance, dan Heterosex
dan Aggression rendah. Gambaran di PSBL menunjukkan Order, Exhibition dan
Autonomy tinggi sementara Intraception, Dominance, Nurturance dan Aggression
rendah. Gambaran di PSMP menunjukkan Achievement, Exhibition, Autonomy dan
Affiliation tinggi sementara Dominance, Endurance, Heterosex dan Aggression
rendah. Gambaran di PSBR menunjukkan Autonomy, Succorance dan Change tinggi
sementara Order, Dominance, dan Nurturance rendah. Perbedaan-perbedaan yang
muncul memerlukan penelitian lebih lanjut dan lebih mendalam. Sebagai saran
untuk mendapatkan gambaran kebutuhan yang lebih akurat maka responden perlu
diperbanyak serta dilakukan wawancara mendalam pada beberapa responden. Ada
baiknya penelitian dilakukan pada beberapa panti sosial yang beragam sehingga
hasil yang didapatkan lebih menggambarkan kebutuhan Pekerja Sosial secara lebih
meluas. Penelitian juga dapat dilakukan secara terfokus pada panti sosial yang
memiliki karakteristik khusus sehingga bisa didapatkan gambaran yang lebih
akurat tentang kebutuhan Pekerja Sosial pada panti sejenis, Dengan ditemukannya
perbedaan hasil antara Pekerja Sosial laki-laki dan wanita, bidang ini juga
dapat menjadi topik penelitian yang menarik untuk digali lebih mendalam. Selain
gambaran umum yang didapat lewat nilai rata-rata dan persentase umum dalam
bentuk grafik, hasil dapat pula diperkaya dengan menambahkan anaiisa persentase
Pekerja Sosial per kebutuhan yang terbagi kedalam kelompok tinggi, sedang atau
rendah. Bagi lembaga yang terkait, penting sekali untuk meningkatkan perhatian
pada caregiver pada umumnya dan Pekerja Sosial di Panti Sosial pada khususnya
dalam setiap bidang kebutuhan. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini, diharapkan
caregiver dapat meningkatkan kcmampuan dirinya yang akan mempertinggi kualitas
bantuan yang dapat ia berikan pada kliennya. Bibliografi 21 (1937 - 2003)
Label:
Tesis Psikologi
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar