Gambaran Dukungan Sosial Pada ODHA(Orang Dengan HIV/AIDS) TPS 003
AIDS (acquired immune defictency syndrome) adalah salah satu
penyakit yang termasuk kategori kronis, yang muncul sehubungan dengan adanya
infeksi yang disebabkan oleh masuknya virus yang disebut HIV (human
immunodefictency virus). HIV menyerang dan menurunkan fungsi kekebalan tubuh
manusia, dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pertukaran cairan tubuh
saar melakukan hubungan seksual, melalui darah, melalui air susu ibu yang
terinfeksi HIV, serta melalui penggunaan jarum suntik bersama orang yang juga
sudah terinfeksi HIV. Virus ini secara bertahap membuat daya tahan tubuh
semakin berkurang dan mengarah pada kematian. Sementara kenyataan hingga saat
ini adalah belum adanya vaksin yang bisa menyembuhkan atau membunuh virus
tersebut. Hal ini dapat membuat penderita AIDS mengalami stres yang tinggi,
yang jika tidak diintervensi, akan berdampak negatif bagi kesehatan sehubungan
dengan semakin menurunnya fungsi kekebalan tubuh. Salah satu bentuk intervensi
untuk mengatasi perasaan tertekan/stres adalah melalui dukungan sosial yang
diberikan lingkungan terhadap orang yang mengalami stres tersebut. Yang
dimaksud dengan dukungan sosial adalah suatu bentuk bantuan dan orang-orang
disekitar individu yang dianggap dekat secara emosional dan berfungsi
memberikan kenyamanan fisik dan psikologis. Dukungan sosial dapat diberikan
dalam bentuk informational support, emotional support, esteem support,
instrumental or tangible support, dan companionship support. Pendekatan
kualitatif digunakan dalam mengumpulkan data tentang dukungan sosial yang
dibutuhkan dan yang diterima dari tiga partisipan agar dapat memahami
penghayatan subjektif yang dirasakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
partisipan memperoleh informational support, emotional support, companionship
support, dan esteem support dari orang-orang di luar keluarga maupun media komunikasi,
sedangkan hanya satu partisipan yang mendapat instrumental or tangible support
dari keluarga yang sejak awal sudah mengetahui kondisinya. Sekalipun demikian,
ketiga partisipan tetap sangat membutuhkan emotional support yang lebih luas
dari keluarga dan anggota masyarakat, dan bagi dua partisipan yang ditolak
keluarga membutuhkan instrumental or tangible support dari pemerintah ataupun
LSM yang peduli AIDS.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar