KONSEP PENDIDIKAN ANAK PASCANATAL DALAM ISLAM SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KENAKALAN ANAK (Studi atas Pemikiran Abdullah Nasih Ulwan

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014


Tesis ini mengangkat tentang konsep pendidikan pascanatal dalam Islam sebagai upaya penanggulangan kenakalan anak perspektif Abdullah Na>s{ih} #Ulwa>n. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana konsep pendidikan pascanatal menurut Abdullah Na>s{ih} #Ulwa>n. Dalam kajiannya juga dibahas factor penyebab kenakalan anak serta bagaimana tawaran Abdullah Na>s{ih} #Ulwa>n dalam menghadapi kenakalan anak tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, oleh karena itu seluruh penelitian dikaji secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan Hermeneutik, melalui proses yang sistematis dari pengumpulan data, pengorganisasian data (koding) dan menggunakan analisis isi (content analisys).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan pascanatal perspektif Abdullah Na>s{ih} #Ulwa>n terdiri dari dua pasal/bagian. Pertama, yakni menyambut kelahiran anak sesuai dengan anjuran Rasulullah Saw. Kedua, yakni memberikan pendidikan iman, moral, rasio, fisik, kejiwaan/mental, seks dan sosial. sedangkan mengenai faktor penyebab kenakalan anak rupanya Abdullah Na>s{ih} #Ulwa>n mengutamakan peran lingkungan yang banyak mempengaruhi kenakalan anak. Mengenai tawaran beliau dalam mengatasi kenakalan anak adalah dengan tindakan preventif, yakni meminimalisir penyebab kenakalan anak dengan memberikan pendidikan yang seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani anak guna mempersiapkan anak dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifahfi> al-'Ard} dan sebagai hamba Allah SWT.
Diharapkan melalui penelitian ini timbul sebuah gagasan untuk menerapkan konsep ini dalam bentuk lembaga formal. Apalagi jika konsep tersebut diseimbangkan antara aspek-aspek kebutuhan dalam perkembangan anak dengan pendidikan yang diberikan. Karena pendidikan pascanatal searah dengan proses pertumbuhan anak. Sehingga akan menjadi sebuah sinergisitas dalam mewujudkan gerakan pembentukan generasi Qur 'ani dan masyarakat Rabbani.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar