ABSTRAK
Kualitas
kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan. Peran pendidikan
sangat penting untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka dan
demokratis. Pendidikan Agama harus dijadikan tolak ukur dalam membentuk watak
dan peribadi peserta didik, serta membangun moral bangsa (nation
character building).
Sehingga dalam
pelaksanaannya, pendidikan agama (Islam) harus diselenggarakan sebaik-baiknya
dengan manajemen yang matang serta diarahkan untuk kesinambungan hubungan
manusia dengan pencipta-Nya, manusia dengan manusia (masyarakat) dan manusia
dengan alam sekitarnya. Oleh karena itu, pembaharuan dalam bidang pendidikan
harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dalam
konteks pembaharuan pendidikan, ada tiga isu utama yang perlu disoroti, yaitu
pembaharuan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan efektivitas metode
pembelajaran.
Pembelajaran contextual
teaching and learning
merupakan
pendekatan yang memungkinkan siswa untuk menguatkan, memperluas dan menerapkan
pengetahuan dan ketrampilan baik di sekolah maupun diluar sekolah. Selain itu
siswa dilatih untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi dalam suatu situasi,
misalnya dalam bentuk simulasi dan pemecahan masalah yang memang ada di dunia
nyata. Bila pembelajaran CTL
diterapkan dengan
benar, diharapkan siswa akan lebih terlatih untuk dapat menghubungkan apa yang
diperoleh dikelas dengan kehidupan dunia nyata yang ada di lingkungannya
Penelitian
ini difokuskan pada studi tentang manajemen pembelajaran PAI berbasis CTL di SMP Miftahul Hasan al-Utsmani
Pucanganom Kabupaten Bondowoso. Ada tiga tujuan yang ingin dicapai dalam
penelitian ini yaitu :
1.
Untuk
mengkaji Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Contextual Teaching and Learning di SMP
2.
Untuk
mengkaji Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Contextual Teaching and Learning di SMP
3.
Untuk
mengkaji Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Contextual Teaching and Learning di SMP
Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan tehnik wawancara,
observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul diperiksa keabsahannya dengan
tehnik triangulasi sumber dan metode, pengecekan data dan diskusi sejawat. Data
dianalisis dengan melakukan langkah-langkah ; (1) reduksi data (2) penyajian data
dan (3) penarikan kesimpulan.
Dari
analisis data diperoleh temuan-temuan sebagai berikut, pada saat proses
pembelajaran pendidikan agama Islam, guru sebagai manajerial pembelajaran telah
menerapkan prinsip manajemen perencanaan pembelajaran pendidikan agama Islam,
melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Islam dan melaksanakan evaluasi
terhadap implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan strategi
pembelajaran contextual teaching and learning.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar