Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Download Tesis Pendidikan Agama Islam : Model Kurikulum Madrasah Diniyah: Telaah terhadap Pengembangan Kurikulum Madrasah Diniyah Pondok Pesantren
Download Tesis Pendidikan Agama Islam : Model Kurikulum Madrasah Diniyah: Telaah terhadap Pengembangan Kurikulum Madrasah Diniyah Pondok Pesantren
Diposting oleh Unknown on Jumat, 14 November 2014
Madrasah
Diniyah sebagai salah satu pilar pendidikan Islam di Indonesia mempunyai peran
yang sangat besar dalam ikut mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Tujuan
madrasah diniyah untuk mencetak generasi yang beriman dan bertaqwa, berakhlakul
karimah serta membekali santri-santri dengan pengetahuan agama yang kuat
semakin menemukan momentumnya di tengah-tengah terjadinya penurunan moral anak
bangsa.
Menghadapi
perubahan kemajuan zaman yang sangat cepat, maka madrasah diniyah dituntut
untuk bisa mengikuti perkembangan. Salah satu caranya adalah dengan
mengembangkan lembaga pendidikan tersebut melalui kurikulumnya. Beberapa
komponen kurikulum yang menjadi obyek dari pengembangan tersebut adalah,
tujuan, isi, metode dan evaluasi.
Penelitian
ini berusaha mengungkap model kurikulum Madrasah Islamiyah Salafiyah
Syafi'iyyah Pondok Pesantren Al Fatich sebagai bentuk pengembangan kurikulum
yang dilakukan oleh madrasah tersebut.
Metode
penelitian yang diterapkan oleh penulis menggunakan pendekatan kualitatif
diskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi
dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian
data, penarikan kesimpulan dan varifikasi. Adapun untuk menguji keabsahan data
menggunakan triangulasi.
Dari
penelitian yang sudah dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa pengembangan
kurikulum di Madrasah Islamiyah Salafiyah Safi'iyyah Pondok Pesantren Al Fatich
sudah dilakukan oleh pihak penyelenggara dan pengelola madrasah sejak awal
berdirinya sampai sekarang. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan madrasah yang
independen, tidak di bawah pembinaan kementerian agama sehingga bebas untuk
membuat kurikulum sendiri. Dalam pelaksanaan pengembangan kurikulum terdapat
beberapa faktor yang menjadi hambatan antara lain meliputi : gaya kepemimpinan,
SDM asatidh , kemampuan santri dan sarana
prasarana.
Usaha untuk mengatasi hambatan dalam
pengembangan kurikulum tersebut: Membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan
madrasah, mengikutkan pelatihan-pelatihan atau menganjurkan untuk kuliah kepada
asatidh, mengadakan kelas persiapan dan
bimbigan belajar. menjalin kerja sama dengan donatur dan meminta bantuan
melalui instansi terakait.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar