Home » TESIS ILMU HUKUM » PELAKSANAAN PERJANJIAN PEMBEBASAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN JEMBATAN ANTARA PEMERINTAHAN DESA DENGAN MASYARAKAT PEMILIK TANAH DI DESA KAMPUNG
PELAKSANAAN PERJANJIAN PEMBEBASAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN JEMBATAN ANTARA PEMERINTAHAN DESA DENGAN MASYARAKAT PEMILIK TANAH DI DESA KAMPUNG
Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014
Pemerintah telah
berusaha untuk meningkatkan kehidupan masyarkat baik di kota maupun di Desa
dengan segala macam perundang undangan yang diterapakn sehinga tujauan dari
Pemerintah bisa tercapai sebagaimana amanat dari UUD 1945 Pasal 33 ayat 3 dan
juga dengan adanya Undang undang Pemerintahan Daerah yaitu Undang-undang
Nomor 32 Tahun 2004. yaitu tentang
Otonomi Daerah yang didalamnya terkandung kerja sama Desa dan mengenai
pembangunan pedesaan dan ini juga sudah direalisasikan oleh Pemerntah Daerah
Kabupaten Kampar yaitu dengan membangun jalan dan jembatan didesa Kampung
panjang Kabupaten Kampar.
Disamping itu
sebelum pembangunan dilakukan tentu segala sesuatu nya dipersiapkan terutama
masalah lahan yang akan digunakan untuk letaknya Pembangunan jalan dan jembatan
, dan didalam pengadaan lahan tersebut tentu melibatkan semua unsur Masyarakat
dan membentuk suatu Panitia pengadaan lahan tersebut. dan kinerja panitia
tersebut tentu mengacu kepada perjanjian yang akan dilaksanakan antara Panitia
pengadaan dengan Masyarakat pemilik tanah, maka oleh sebab itu penulis tertarik
untuk meneliti akan hal tersebut dengan melaksanakan penelitian yang penulis
tuangkan kedalam Karya Ilmiah dengan judul" Pelaksanaan perjanjian pembebasan
tanah untuk pembangunan jembatan antara Panitia pelaksanaan Pembangunan dengan
Masyarakat pemilik tanah diDesa Kampung panjang Kecamatan Kampar Utara
Kabupaten Kampar"
Dan
adapun rumusan masalah yang penulis angkat adalah : Bagaimana pelaksanaan perjanjian
pembebasan tanah antara panitia dengan pemilk tanah di Desa Kampung Panjang dan
juga bagaimana upaya yang ditempuh jika salah satu pihak melakukan Wanprestasi?
Didalam penelitian ini metode yang diguakan adalah metoede Ovservasi Research
dimana penulis akan turun lansung kelokasi penelitia dan mengadakan wawancara
lansung dengan Masyarakata dilokasi penelitian tersebut.dan sipatnya adalah
Diskriptif Analitis
Maka
dari penelitian tersebut maka terdapatlah beberapa kesimpulan yaitu didalam
melaksanakan perjanjian tersebut maka panitia telah bekerja berdasarkan Undang
undang yang berlaku dan juga harapan masyarakat sudah terwujud Cuma hanya
sebagaian kecil saja harapan dari Masyarakat yang belum terakomodir karna kita
menyadari tidak semua keputusan yang bisa membuat Masyarakat merasakan kepuasan
atau kehendaknya tercapai dan adapun saran dari Penulis adalah agar Pemerintah
selalu mendahulukan Pembangunan yang bersipat untuk kepentingan orang banyak
dan juga untuk panitia agar selalu Memusyawarahkan permasalahan yang ada
sebelum diambil keputusan..
Label:
TESIS ILMU HUKUM
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar