Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Pengembangan Materi Pembelajaran Fikih Berbasis Pendidikan Akhlaq di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama
Pengembangan Materi Pembelajaran Fikih Berbasis Pendidikan Akhlaq di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Tujuan
pendidikan mengarah pada ranah kognitif, psikomotorik dan afektif. Tetapi, pada
tataran aplikatif, pembelajaran masih banyak didominasi aspek kognitif dan
psikomotorik semata, sehingga aspek afektif terabaikan. Akibatnya, siswa mampu
secara intelektual tetapi miskin akhlaq kepribadiannya. Fikih sebagai salah
satu komponen mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiyah
sangat relevan diarahkan pada penanaman pendidikan akhlaq. MTs Nahdlatul Ulama
Kepuharjo Karangploso Malang adalah salah satu madrasah yang telah
mengembangkan materi pembelajaran fikih berbasis pendidikan akhlaq.
Penelitian ini bertujuan: 1)
Mengetahui relevansi materi pembelajaran fikih dengan pendidikan akhlaq di
Madrasah Tsanawiyah. 2) Mengetahui bentuk pengembangan materi pembelajaran
fikih berbasis pendidikan akhlaq di MTs Nahdlatul Ulama. 3) Mengetahui kendala
dalam pengembangan materi pembelajaran fikih berbasis pendidikan akhlaq di MTs
Nahdlatul Ulama. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang berlangsung
dalam latar belakang yang wajar dengan menggunakan fenomenologis, karena itu
data yang dikumpulkan lebih banyak merupakan data-data kualitatif yaitu
penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh
subyek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan
lain-lain.
Dalam penelitian ini diperoleh
kesimpulan 1). Pendidikan akhlaq dan fikih adalah dua hal yang saling
melengkapi. Oleh karena itu pembelajaran fikih yang terasa kaku dan kering
tanpa makna, akan terisi dengan nilai-nilai esoterik berupa pemahaman
hikmah-hikmah yang terkandung dalam setiap materi ilmu fikih yang dipelajari.
2). Bentuk pengembangan materi pembelajaran fikih berbasis pendidikan akhlaq di
MTs Nahdlatul Ulama diaktualisasikan ke dalam penambahan kompetensi dasar
berupa nilai-nilai pendidikan akhlaq dalam setiap ibadah. 3). Kendala-kendala
yang dihadapi dalam pelaksanaannya bermuara pada tiga faktor, yaitu siswa, guru
dan lingkungan.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar