Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Peran Pesantren Nurul Hakim Dalam Pendidikan Fiqih Bagi Masyarakat Islam Wetu Di Kecamatan
Peran Pesantren Nurul Hakim Dalam Pendidikan Fiqih Bagi Masyarakat Islam Wetu Di Kecamatan
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Terbaginya masyarakat pemeluk Agama
Islam di Pulau Lombok menjadi Islam Waktu Lima dan Islam Wetu Telu secara garis
besar terletak pada perbedaan keyakinan untuk mengaktualisasikan Islam dalam
keseharian mereka. Masyrakat Islam Wetu Telu adalah masyarakat yang
mengaplikasikan Islam dengan percampuran tradisi-tradisi lokal yang penuh
dengan animisme dan hinduisme. Hal ini dikarenakan terbenamnya para pemeluk
Islam kelompok ini kepada praktek pelestarian budaya yang diwariskan oleh nenek
moyang dan para leluhur mereka.
Penelitian
ini terpokus pada peran Pesantren Nurul Hakim sebagai lembaga pendidikan dan
dakwah dalam usaha dan upayanya untuk membawa masyarakat Islam Wetu Telu di
Kecamatan Bayan, Lombok Utara kepada ajaran Islam yang telah digariskan oleh
al-Qur'an, hadis, dan ijma' para ulama. Untuk menjaring data-data yang
berkaitan dengan penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif karena
masalah-masalah dalam penelitian ini merupakan kasus sosial yang tidak mungkin
dapat dihitung secara kuantitatif.
Bermula
dari pendekatan yang diterapkan Pesantren Nurul Hakim dalam pendidikan fiqih
bagi masyarakat Islam Wetu Telu dengan penyebaran da'i, kaderisasi masyarakat
Islam Wetu Telu, dan pembangunan fasilitas Ibadah sebagai sarana pendidikan
fiqih di daerah-daerah masyarakat Islam Wetu Telu. Selanjutnya dipaparkan
keberhasilan Pesantren Nurul Hakim dalam pendidikan fiqih bagi masyarakat Islam
Wetu Telu yang tidak begitu signifikan dalam jangka pendek dikarenakan antipati
masyarakat Islam Wetu Telu kepada ajaran fiqih yang notabene kontraproduktif
dengan kehidupan religius mereka, juga kuatnya benteng adat-istiadat yang
mewarnai keseharian mereka.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar