Tesis Ekonomi Islam : Peran Negara Di Bidang Ekonomi: Telaah Komparatif Sistem Kapitalisme dan Sistem Ekonomi Islam

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014

Tesis ini merupakan hasil penelitian kepustakaan tentang "Peran Negara Di Bidang Ekonomi: Telaah Komparatif Sistem Kapitalisme dan Sistem Ekonomi Islam". Penelittian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimanakah konsep sistem kapitalisme dan sistem ekonomi Islam tentang peran negara di bidang ekonomi, bagaimanakah telaah komparatif antara sistem kapitalisme dan sistem ekonomi Islam tentang peran negara di bidang ekonomi, dan bagaimanakah seharusnya negara bertindak dalam aktifitas perekonomian. Data penelitian ini, dihimpun dengan teknik bibiliography-reseach (penelitian kepustakaan) kemudian dianalisis menggunakan metode komparatif yang selanjutnya didekati secara dialektis.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa menurut sistem kapitalisme negara dalam ranah ekonomi memiliki peran yang terbatas. Peran tersebut berkaitan dengan penegakan keadilan, pertahanan keamanan, serta menyediakan dan memelihara sarana infrastruktur publik. Sedangkan menurut sistem ekonomi Islam negara merupakan pemegang amanah rakyat yang memiliki kewajiban merealisasikan kesejahteraan sosial. Untuk itu, di bidang ekonomi negara berkewajiban menyusun perencanaan ekonomi, membuat kebijakan jaminan sosial, dan menjaga keseimbangan sosial. Secara teoritis, konsep kapitalisme dan ekonomi Islam tentang peran negara di bidang ekonomi memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang signifikan. Persamaan keduanya terletak pada tercapainya pemenuhan kebutuhan pokok warga negara, tegakkanya keadilan, dan mekanisme redistribusi kekayaan. Sedangkan perbedaan keduanya terletak pada landasan filosofis dalam mempersepsikan aktifitas ekonomi, kebebasan individu, peran swasta, pola kebijakan ekonomi dan eksistensi intervensi pemerintah. Empat poin penting yang harus dijadikan pijakan oleh negara dalam mengambil kebijakan ekonomi antara lain pertama perencanaan pengembangan ekonimi harus berbasis pada keunggulan lokal untuk meningkatkan daya saing negara, kedua pengawasan sumber kekayaan alam harus diorientasikan pada komponen bangsa dengan berpatokan pada asas kemandirian, ketiga pengawasan terhadap lembaga keuangan dan bank sentral haruslah dititik beratkan pada pemberdayaan sektor riil sebagai lokomotif utama perekonomian bangsa, keempat pengawasan terhadap hubungan ekonomi luar negeri harus dititik beratkan pada upaya melindungi sistem perekonomian domestik dari liberalisasi ekonomi, fokus ketergantungan pada luar negeri, dan pengamanan aset kekayaan negara.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, penting kiranya untuk lebih sempurnanya pemahaman terhadap dimensi peran negara di bidang ekonomi, maka ruang kosong yang dapat dijadikan fokus penelitian selanjutnya dalam rangka untuk memfolow up hasil penelitian ini adalah berkaitan dengan instrument kebijakan ekonomi negara yang bisa didekati secara komparatif antar sistem ekonomi atuapun analitis kritis pola kebijakan.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar