Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR'AN (Sumber, Objek dan Metode Ilmu Pendidikan Islam)
EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR'AN (Sumber, Objek dan Metode Ilmu Pendidikan Islam)
Diposting oleh Unknown on Jumat, 25 April 2014
Allah Swt. berfirman: “Kitab (al-Qur’a@n) ini tidak ada keraguan
padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwaâ€. Oleh karena itu,
al-Qur’a@n memiliki posisi yang tinggi bagi kaum muslimin, karena
berfungsi sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bidang
pendidikan Islam. Semua itu sesuai dengan tujuan hidup mereka, yaitu
memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat.
al-Qur’a@n merupakan kitab pendidikan, karena dipenuhi oleh materi-materi pendidikan –baik secara eksplisit maupun implisit–. Sudah maklum, seluruh umat Islam sepakat untuk menjadikan al-Qur’a@n dan al-Sunnah sebagai dasar bagi pendidikan Islam; karena pendidikan Islam bertujuan untuk mengembangkan generasi (muslim) di atas nilai-nilai dan pengajaran Islami yang diderivasi oleh arahan-arahan al-Qur’a@n dan al-Sunnah.
Pendidikan Islam itu berupa ilmu dan amal atau teori dan praktek. Masing-masing saling membutuhkan satu sama lain. Akan tetapi pembahasan di sini ditujukan pada teori pendidikan Islam; sedangkan teori pendidikan Islam berhubungan erat dengan epistemologi. Tema ini –epistemologi pendidikan Islam–penting bagi umat Islam, khususnya para pakar pendidikan Islam; karena merupakan fase pertama untuk membangun pendidikan Islam yang sesuai bagi tiap generasi pada masa apapun dan di tempat manapun.
Penelitian tentang epistemologi pendidikan Islam di sini berdasarkan perspektif al-Qur’a@n. Adapun istilah yang dibutuhkan untuk mengkaji tema ini adalah term “Rabb†dan “‘Allama†dengan berbagai derivasinya. Term “Rabb†adalah akar kata dari Tarbiyyah (pendidikan), sedangkan term “‘Allama†adalah akar kata dari Ta‘li@m (pengajaran). Sehingga jika kita menggali kedua istilah tersebut melalui metode mawd{u@‘y@ disertai dengan tafsir dan pendapat para pakar, maka harapannya dapat menghasilkan ilmu pendidikan Islam.
Mengingat objek penelitian ini dibatasi pada tiga tema, yaitu: sumber ilmu pendidikan; objek ilmu pendidikan; dan metode (memperoleh) ilmu pendidikan; maka hasilnya yang relevan adalah: sumber ilmu pendidikan (Islam) ada dua, yaitu Allah dan manusia. Objek (material) ilmu pendidikan adalah hakikat manusia yang diciptakan dari aspek jismiyyah, nafsiyyah dan ruh{aniyyah. Sedangkan materi (objek formal) ilmu pendidikan adalah ilmu ketuhanan, ilmu kemanusiaan dan ilmu kealaman. Kemudian metode (memperoleh) ilmu pendidikan ada 3: metode empirik, metode logik dan metode intuitif.
al-Qur’a@n merupakan kitab pendidikan, karena dipenuhi oleh materi-materi pendidikan –baik secara eksplisit maupun implisit–. Sudah maklum, seluruh umat Islam sepakat untuk menjadikan al-Qur’a@n dan al-Sunnah sebagai dasar bagi pendidikan Islam; karena pendidikan Islam bertujuan untuk mengembangkan generasi (muslim) di atas nilai-nilai dan pengajaran Islami yang diderivasi oleh arahan-arahan al-Qur’a@n dan al-Sunnah.
Pendidikan Islam itu berupa ilmu dan amal atau teori dan praktek. Masing-masing saling membutuhkan satu sama lain. Akan tetapi pembahasan di sini ditujukan pada teori pendidikan Islam; sedangkan teori pendidikan Islam berhubungan erat dengan epistemologi. Tema ini –epistemologi pendidikan Islam–penting bagi umat Islam, khususnya para pakar pendidikan Islam; karena merupakan fase pertama untuk membangun pendidikan Islam yang sesuai bagi tiap generasi pada masa apapun dan di tempat manapun.
Penelitian tentang epistemologi pendidikan Islam di sini berdasarkan perspektif al-Qur’a@n. Adapun istilah yang dibutuhkan untuk mengkaji tema ini adalah term “Rabb†dan “‘Allama†dengan berbagai derivasinya. Term “Rabb†adalah akar kata dari Tarbiyyah (pendidikan), sedangkan term “‘Allama†adalah akar kata dari Ta‘li@m (pengajaran). Sehingga jika kita menggali kedua istilah tersebut melalui metode mawd{u@‘y@ disertai dengan tafsir dan pendapat para pakar, maka harapannya dapat menghasilkan ilmu pendidikan Islam.
Mengingat objek penelitian ini dibatasi pada tiga tema, yaitu: sumber ilmu pendidikan; objek ilmu pendidikan; dan metode (memperoleh) ilmu pendidikan; maka hasilnya yang relevan adalah: sumber ilmu pendidikan (Islam) ada dua, yaitu Allah dan manusia. Objek (material) ilmu pendidikan adalah hakikat manusia yang diciptakan dari aspek jismiyyah, nafsiyyah dan ruh{aniyyah. Sedangkan materi (objek formal) ilmu pendidikan adalah ilmu ketuhanan, ilmu kemanusiaan dan ilmu kealaman. Kemudian metode (memperoleh) ilmu pendidikan ada 3: metode empirik, metode logik dan metode intuitif.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar