PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMU NEGERI (STUDI DI

Diposting oleh Unknown on Jumat, 25 April 2014

Pendidikan agama Islam dimaksudkan sebagai usaha sadar untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Dalam kenyataannya peserta didik di didik pendidikan agama sampai pada lulusan SMUN masih banyak yang belum mampu membaca al-QurĂ¢€™an dengan baik, solat dengan tertib, puasa di bulan ramadhan, berakhlak yang karimah bahkan sering terjadi tawuran antar pelajar dan pengguna obat terlarang. Hal tersebut menunjukkan gagalnya pendidikan agama. Namun disisi lain tidak sedikit pula peserta didik yang mampu mengidentifikasikan diri menjadi muslim yang baik, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT sehingga terkesan pendidikan agama mencapai hasil yang menggembirakan. Kondisi tersebut sangat berkaitan dengan bagaimana proses penguatan pendidikan agama Islam dilakukan sehingga menarik untuk diteliti dan dikaji keberadaannya.

Penelitian ini menjawab bagaimana penguatan pendidikan agama Islam di SMU Negeri Kab. Gresik ? Problema apa yang dihadapi dalam upaya penguatan tersebut? Serta bagaimana solusi yang layak ditempuh dalam menghadapi problema itu?.

Melalui pendekatan fenomenologis, yaitu suatu pendekatan yang berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap individu yang terlibat di dalamnya dalam situasi tertentu ditemukan bahwa : penguatan pendidikan agama Islam di SMU Negeri Kab. Gresik dilakukan melalui kegiatan intra kurikuler dan ekstra kurikuler, namun penguatan belum dilakukan secara maksimal. Dalam penguatan tersebut, masih dihadapkan dengan banyak problema. Problema yang dimaksud adalah ; minimnya waktu yang disediakan, kondisi siswa yang berbeda-beda dalam latar belakang, kebijakan yang terkadang masih belum bersifat islami, serta sarana dan prasarana yang terkadang masih belum mencukupi. Dari problema tersebut solusi yang layak ditempuh adalah menambah waktu belajar dengan kegiatan ekstra, memberikan perhatian lebih kepada siswa sesuai dengan latar belakang yang dimiliki, mengupayakan kebijakan yang diterapkan untuk lebih bersifat islami, serta mencukupi sarana dan prasarana penguatan pendidikan agama Islam yang kurang memadai.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar