Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Download Tesis Pendidikan Agama Islam : STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM FIKIH DI SEKOLAH (Studi Perbandingan Antara SMP Zainuddin Waru dan MTs TANADA Waru Sidoarjo)
Download Tesis Pendidikan Agama Islam : STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM FIKIH DI SEKOLAH (Studi Perbandingan Antara SMP Zainuddin Waru dan MTs TANADA Waru Sidoarjo)
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Perubahan
kurikulum sudah sering terjadi di Indonesia. Tujuan utama dari
perubahan-perubahan tersebut adalah meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Model kurikulum terakhir dari perubahan yang terjadi adalah KTSP (Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan), sebagai penguat dari kurikulum yang sebelumnya,
yaitu KBK. KTSP ini ditetapkan melalui UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, dan Peraturan Pemerintah no. 19 Tahun 2005.
Salah
satu permasalahan yang dihadapi bukanlah model kurikulum-kurikulum tersebut
yang kurang baik atau tidak cocok dengan keadaan kekinian, namun kurangnya
sosialisasi kepada para pendidik, sehingga mereka sebagai pelaku dalam
pendidikan, tidak mampu mengimplementasikan dan mengaplikasikan model kurikulum
tersebut dalam pembelajaran. Padahal keberhasilan suatu kurikulum terletak pada
pengimplementasiannya. Sedang inti dari implementasi kurikulum itu sendiri
terletak pada proses pembelajaran.
Secara
khusus tujuan dari KTSP adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian
dan inisiatif sekolah dalam mengembangkan kurikulum, mengelola, dan
memberdayakan sumber daya yang tersedia.
SMP
Zainuddin sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan
kurikulum Pendidikan Agama Islam-nya, selaian menggunakan struktur kurikulum
Diknas yang ditetapkan melalui permendiknas nomor 22 tahun 2003, juga
mengadopsi struktur kurikulum Kemenag yang didasarkan pada PERMENAG nomor 2
tahun 2005, yaitu dengan menambah pelajaran fikih, aqidah akhlak, dan sejarah
kebudayaan Islam.
Dalam
penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana implementasi KTSP dalam
pelajaran fikih di SMP Zainuddin tersebut, kemudian membandingkannya dengan
implementasi KTSP pada pelajaran fikih di MTs TANADA. Adapun fokus dalam
penelitian ini terletak pada strategi masing-masing lembaga yang dilihat dari
unsur-unsur implementasi yang dipenuhi, dan kemudian diperdalam dengan melihat
pengalaman belajar yang dikembangkan, ketuntasan belajar, dan budaya religius
yang mendukung pembelajaran fikih tersebut.
Dari hasil penelitian yang
dilakukan, disimpulkan adanya kesamaan dalam strategi implementasi dan
pengembangan pengalaman belajarnya. Pengalaman belajar yang dikembangkan oleh
kedua lembaga ini merupakan pengembangan pengalaman belajar yang berpusat pada
siswa (student
centered) serta
dilaksanakan dengan mengacu pada lima pilar belajar yaitu: Belajar beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Belajar memahami dan menghayati. Belajar
mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. Belajar hidup bersama dan berguna
bagi orang lain. Serta belajar untuk membangun dan menemukan jati diri.
Pengalaman
belajar tersebut juga sudah mengarah pada empat jenis kecakapan hidup (life skills). Sedang dalam penentuan Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM) terdapat perbedaan, demikian juga pada pengembangan
budaya religius nampak MTs TANADA memiliki kuantitas dan kualitas yang lebih
baik.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar