Download Tesis Pendidikan Agama Islam : IMPLEMENTASI UU No. 7 Tahun 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA KAJIAN TERHADAP HAK OPSI DALAM PERKARA WARISAN (Studi Kasus di )

Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014


Setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, Pengadilan Agama telah menjadi lembaga peradilan yang mandiri. Akan tetapi masalah yang muncul kemudian adalah menyangkut penjelasan undang-undang tersebut tentang hak opsi perkara waris bagi umat Islam. Hal ini seakan bisa menjadi bumerang bagi keseimbangan dalam persoalan waris masyarakat Gresik, dengan adanya teks hukum Islam yang mengatakan dua banding satu, dan adanya perbedaan golongan yang lebih utama untuk menerima warisan antara hukum Islam dan hukum Eropa, dapat dipandang sebagai salah satu penyebab ketidaktertarikan masyarakat Gresik dalam menyelesaikan masalah waris di Pengadilan Agama. Realitas yang dipaparkan di aats menjadi pijakan penelitian ini. Bagaimana masyarakat yang konsen dalam keagamaan sehingga Gresik disebut sebagai kota santri, menyikapi pilihan hukum yang ditawarkan oleh Undang-undang, yang bisa membuka peluang bagi beberapa pihak untuk mendapatkan bagian yang lebih banyak, jika perkara warisnya diselesaikan di Pengadilan Negeri dari pada harus diselesaikan di Pengadilan Agama.
Tesis ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan (field research). Dari penelitian tesis ini, (temukan bahwa dalam menerapkan hak opsi ini, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri sama-sama hanya akan mengacu kepada hukum materiil dan hukum acara perdata yang berlaku, dan walaupun undang-undang telah menawarkan hak opsi perkara waris, namun masyarakat muslim Gresik lebih tertarik untuk menyelesaikan perkara warisnya di Pengadilan Agama. Hal ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar