Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Kebijakan Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama Jawa Timur tentang Peningkatan Kualitas Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama
Kebijakan Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama Jawa Timur tentang Peningkatan Kualitas Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama
Diposting oleh Unknown on Selasa, 25 November 2014
I.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui problem yang dihadapi oleh PW. LP.
Ma'arif NU Jawa Timur terkait dengan kebijakannya dalam meningkatkan kualitas
MINU Waru I menjadi madrasah unggulan dan solusi yang diterapkan oleh PW. LP.
Ma'arif NU Jawa Timur dalam menyelesaikan problem serta untuk mengetahui
pembinaan yang dilakukan oleh PW. LP. Ma'arif NU Jawa Timur dalam mengelola
madrasah unggulan MINU Waru I. Sebuah madrasah tua yang berdiri sejak tahun
1939 dengan kondisi awal yang jauh dari kata "maju" yang kemudian
dijadikan obyek program madrasah unggulan. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan
dengan pendekatan kualitatif - fenomenologis, dengan rancangan pendekatan studi
kasus. Untuk mendapatkan data digunakan teknik pengumpulan data berupa
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari teknik tersebut dipilih yang
sesuai dengan fokus penelitian. Untuk menganalisis ketajaman data melalui simultaneus cross
sectional,
dan kedua melalui
interpretasi data. Selanjutnya dilakukan analisa data melalui beberapa langkah
yakni reduksi data, display
data, menarik kesimpulan dan verifikasi.Untuk melihat keabsahan data digunakan
teknik trianggulasi data dan member
check kemudian
dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam melaksanakan kebijakannya PW. LP. Ma'arif NU Jawa Timur
menemui beberapa permasalahan yang dapat diklasifikasikan dalam 4 hal yakni,
manajemen, sumber daya manusia, pendanaan dan komunikasi. Solusinya yakni,
memperbaiki sistem manajerial dengan mengangkat kepala sekolah yang kompeten
dalam bidang pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan
mengadakan pelatihan. Adapun pembinaan terhadap madrasah unggulan dilakukan
secara terpadu dan komprehensif, meliputi visi dan misi pendidikan Islam,
RENSTRA (Rencana Strategis) dan RENOP (Rencana Operasional) sekolah unggul, profesionalisme
guru, metode pembelajaran efektif, KTSP, strategi pembelajaran SCALE ( Student
Centre and Active Learning), professional development, classroom management,
quantum teaching and learning, diagnostik
kesulitan belajar, multiple intelligence, communication skill,
presentation skill, dan evaluasi pendidikan. Proses akhir dari pembinaan
tersebut adalah evaluasi dengan menggunakan kriteria standar minimal yang
disusun oleh PW. LP. Ma'arif NU Jawa Timur. Hasilnya, MINU Waru I dianggap
telah berhasil dalam melaksanakan program madrasah unggulan melalui beberapa
indikator yakni, bangkitnya MINU Waru I dari madrasah yang terpuruk menjadi
madrasah yang mandiri dan berprestasi, yang ditunjukkan hasil akreditasi dengan
nilai A.
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar