Model Pendidikan Berbasis Karakter di SD Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya.

Diposting oleh Unknown on Selasa, 25 November 2014

Korupsi, Kolusi dan Nepotisme mewarnai berbagai aspek kehidupan di negara ini. Menanggapi fonomena seperti itu, maka pada saat ini pemerintah menjadikan pendidikan karakter sebagai program unggulan pada semua jenjang pendidikan. Pendidikan karakter diharapkan mampu dijadikan sebuah solusi dalam menangani degradasi moral yang sedang melanda Bangsa Indonesia.
Berangkat dari latar belakang masalah tersebut, maka peneliti mengambil permasalah tentang bagaimanakah model pendidikan berbasis karakter di SD Al-Azhra Kelapa Gading Surabaya, bagaimanakah tingkat keberhasilan pelaksanaan pendidikan berbasis karakter di SD Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya, dan apakah faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya adalah: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif. Adapun langkah-langkah dalam teknik analisis data meliputi, pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian, model pendidikan berbasis karakter di SD Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya dari segi perencanaan didesain dengan memadukan tiga pilar (moral, kecerdasan majemuk dan kebermaknaan pembelajaran) dan didukung oleh landasan yang kuat, yaitu visi, misi, tujuan, komitmen, motivasi dan kebersamaan. Selain itu, pembentukan karakter di Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya didasarkan pada karakter Rasulullah, dan empat pilar yang dirumuskan Al-Azhar kelapa Gading Surabaya, yaitu: rabbaniyyah, insaniyyah, ilmiyyah, dan alamiyah. Keempat pilar tersebut disenergikan dengan konsep pendidikan karakter yang digagas oleh pemerintah, yaitu: olahhati, olahpikir, olahrasa dan olahraga. Segi aplikasi: Menyusun kurikulum pendidikan karakter, membangun budaya sekolah, pesan moral, menyusun lesson plan dan kegiatan pengembangan diri, dan pendampingan guru dan pembinaan berkelanjutan dalam pelaksanaan pendidikan karakter. Adapun dari segi penilaian yaitu dengan penilaian berbasis autentik dan berkesinambungan, mensinergikan antara sekolah dan rumah. Sedangkan tingakat keberhasilan pendidikan berbasis karakter di SD Al-Azhar Kelapa Gading dapat dibuktikan dengan terpilihnya Al-Azhar Kelapa Gading sebagai sekolah percontohan di wilayah Jawa Timur yang telah menerapkan pendidikan karakter. Faktor hambatan yaitu belum adanya satu bahasa atau adanya kesalahpahaman beberapa pihak tentang pendidikan karakter, dan sebagai solusinya dengan mengadakan beberapa kegiatan yang diantaranya yaitu seminar tentang pendidikan karakter, workshop dan pelatihan pendidikan karakter, quantum parenting, home visit, penerbitan buletin, majalah yang berisikan aktikel-artikel tentang pendidikan karakter serta dengan menerbitkan buku panduan pendidikan karakter.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar