Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Reaward dan Punishment dalam Perspektif Ulama Klasik dan Modern sebagai Metode Pendidikan Agama Islam pada Anak: Studi Analisis atas Pemikiran Al-Ghazali dan Abdullah Nasih 'Ulwan
Reaward dan Punishment dalam Perspektif Ulama Klasik dan Modern sebagai Metode Pendidikan Agama Islam pada Anak: Studi Analisis atas Pemikiran Al-Ghazali dan Abdullah Nasih 'Ulwan
Diposting oleh Unknown on Senin, 24 November 2014
Anak adalah amanat bagi orang
tuanya, hatinya bersih suci bagai mutiara yang bersinar cemerlang, jauh dari
goresan dan gambaran-gambaran. Dan ia menerima setiap apa yang digoreskan di
atasnya, dan cenderung kepada apa saja yang membuat cenderung kepadanya.
Melihat pada kenyataan sekarang, banyak ditemukan dan dijumpai anak-anak muda
yang "pemberani" kelewat batas, artinya, mereka dalam bertingkah laku
dan berbuat seakan tidak memahami adanya suatu norma. Di satu sisi yang lain,
ditemukan juga generasi-generasi yang pasif, generasi yang tidak pernah
mempunyai keberanian untuk berbuat sesuatu, bahkan dalam hal yang positif
sekalipun. Pertanyaannya, bagaimana hal ini bisa jerjadi? Semua itu, kalau
mengacu pada awal pendahuluan tadi, ini tidak lepas dari bagaimana pola dan
metode pendidikan yang diterapkan kepada mereka. Salah satu metode yang dapat
memberikan pengaruh adalah metode reaward
dan punishment. Kedua metode tersebut adalah metode
yang praktis untuk memotivasi prestasi anak atau sebagai suatu tindakan
prefentif dan represif terhadap pelanggaran atau perilaku negative anak. Hanya saja tergantung dalam
bagaimana menggunakannya. Jika seimbang maka kebaikanlah hasilnya, akan tetapi
kalau tidak, maka tidak mustahil kenyataan yang tergambar di atas akan semakin
banyak ditemukan. Dari sekian banyak tokoh pendidikan Islam yang memberikan
perhatian terhadap masalah reward dan
punishment ini adalah al-Ghaza>li> dan
Abdulla>h Na>sih} 'Ulwa>n.
Penelitian ini bertujuan untuk
menelaah dan membandingkan bagaimana pemikiran Al-Ghaza>li> dan
Abdulla>h Na>sih} 'Ulwa>n tentang metode reward (ganjaran) dan Punishment (hukuman) dan adakah pemikiran
keduanya relevan dengan pendidikan modern.
Jenis penelitian
tesis ini adalah studi pustaka (library
research), dengan
menggunakan metode pendekatan verstehen dan dan metode analisis data induktif
deduktif, komparatif dan deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa: Al-Ghaza>li> dan Abdulla>h Na>sih} 'Ulwa>n sama-sama
menggunakan raward sebagai suatu bentuk penghargaan
atas prestasi sekaligus sebagai motivasi bagi anak yang berprestasi tersebut
untuk mempertahankan prestasinya itu, dengan memberikan ketentuan bahwa metode
ini tidak boleh sering-sering diberikan agar tidak kehilangan
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar