Home » Tesis Pendidikan Agama Islam » Studi Kritis Kurikulum Fiqih Siyasah pada Madrasah Aliyah Perspektif Fiqih Khaled Abou el-Fadl
Studi Kritis Kurikulum Fiqih Siyasah pada Madrasah Aliyah Perspektif Fiqih Khaled Abou el-Fadl
Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014
Era
reformasi telah membawa implikasi besar, baik dampak positif maupun ekses
negatif. Dampak nyata yang dapat dirasakan adalah kebebasan berekspresi bagi
ragam keyakinan keagamaan, partisipasi politik, sosial dan budaya, namun di
sisi lain, memunculkan keprihatinan saat menyaksikan bahwa cita-cita demokrasi
dimanfaatkan bagi berkembangnya paham radikalisme dan anti-toleransi yang
berpontensi merusak sendi-sendi kesatuan dan harmoni dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. Maraknya paham radikalisme, rendahnya nilai-nilai toleransi
terhadap realitas kemajemukan (pluralitas
yang menjadi jati
diri bangsa, serta memudarnya semboyan Bhinneka
Tunggal Ika sebagai
pengayom segenap warga negara tanpa membedakan latar-belakang agama, budaya,
ras, dan bahasa adalah wujud nyata dari ketimpangan dan kelemahan yang terjadi
dalam kurikulum dan sistem Pendidikan Nasional.
Fokus penelitian ini adalah
melakukan studi kritis terhadap materi kurikulum fiqih siyasah pada Madrasah Aliyah dengan
rumusan : (1) Bagaimana format kurikulum fiqih siyasah pada madrasah Aliyah, dan
(2) Bagaimana tinjauan kritis kurikulum fiqih siya>sah pada Madrasah Aliyah;
Kajian kritis dalam tesis ini menggunakan perspektif fiqih-Humanistik Khaled
Abou el-Fadl. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berbentuk Library-Research (Studi Pustaka), Adapun metodologi
penelitiannya menggunakan Legal-Hermeneutika dan content
Analysis dalam mencermati materi kurikulum fiqih siya>sah
pada Madrasah Aliyah.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurikulum fiqih siya>sah pada
Madrasah Aliyah berpotensi melahirkan pemahaman yang ekslusif-islamisentris dan
paham intoleran. Kajian kurikulum juga kurang memiliki relevansi dengan konteks
sosial dan realitas politik yang dianut negara-bangsa Indonesia. Karena itu
diperlukan kajian kurikulum fiqih siya>sah terhadap konsep demokrasi dan
pluralitas bangsa sesuai konteks dan realitas sosial-politik yang ada. Sistem
demokrasi dan pluralitas manusia, menurut tinjauan
Abou el-Fadl sesuai dengan nilai-nilai universal yang diakui dalam Islam
sehingga layak untuk dikaji dalam kurikulum fiqih siya>sah pada Madrasah
Aliyah
Label:
Tesis Pendidikan Agama Islam
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar