Home » Tesis Ilmu Administrasi » Tesis Magister sains : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN
Tesis Magister sains : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN
Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 November 2014
Pada Negara
demokrasi Pemilihan Umum merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat
dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan
Pancasila, untuk itu pemilihan umum perlu diselenggarakan lebih berkualitas
dengan partisipasi masyarakat (rakyat) seluas-luasnya dan dilaksanakan
berdasarkan azaz langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Dalam
pemilihan umum untuk memilih anggota lembaga perwakilan harus mampu menjamin
prinsip keterwakilan, akuntabilitas dan legitimasi.
Indonesia
sebagai salah satu Negara yang menganut paham demokrasi sudah melaksanakan
pemilihan umum sebanyak sembilan kali pemilihan umum. Pemilu untuk pertama
kalinya diselenggarakan tahun 1955. Setelah itu ada masa vakum yang cukup lama
(kurang lebih enam belas tahun) sampai diselenggarakan pemilu kedua pada tahun
1971. Pemilu kedua ini digelar dalam konteks politik yang berbeda, karena ada
proses transfer kekuasaan dari rezim Soekarno ke rezim Orde Baru pada tahun 1966.
Rezim Orde Baru cukup konsisten menjalankan pemilu secara regular- lima
tahunan- mulai dari dari 1971, 1977, 1982, 1987, 1992 dan terakhir 1997.
Setelah
era kekuasaan Orde Baru berakhir tahun 1998, maka penyelenggaraan pemilu
dipercepat dari jadwal yang seharusnya, tahun 2002. Namun, perubahan konstelasi
politik, memaksa Presiden Habibie untuk menyelenggarakan Pemilu pada tahun
1999. Pemilu 1999 diikuti oleh pergelaran pemilu untuk ke sepuluh kalinya pada
Label:
Tesis Ilmu Administrasi
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar