Tesis Pendidikan Agama Islam PEMBELAJARAN FIKIH YANG BERMAKNA PADA MADRASAH TSANAWIYAH

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 22 November 2014


Fokus penelitian ini adalah tentang Pembelajaran Fiqih yang Bermakna pada Madrasah Tsanawiyah. Masalah yang menjadi penelitian adalah tentang apakah hakikat pembelajaran yang bermakna?dan bagaimana pembelajaran fikih yang bermakna pada Madrasah Tsanawiyah?.
Jenis penelitian tesis ini adalah penelitian kepustakaan, dan teknik yang penulis gunakan adalah mengumpulkan data-data literer, yakni pengumpulan data yang relevan dengan obyek pembahasan penelitian ini guna mendapatkan konsep yang utuh.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Pembelajaran yang bermakna adalah suatu kegiatan yang menjadikan siswa belajar, materi yang dipelajari siswa tersebut harus mengandung arti penting bagi dirinya. Dalam proses pembelajarannya harus menumbuhkan minat dan motivasinya. Di samping itu haruslah mengandung manfaat dalam kehidupannya. Untuk mewujudkannya maka penting menghubungkan apa yang akan dipelajari siswa dengan pengetahuan dasar yang telah dimiliki siswa dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam aplikasinya pembelajaran bermakna tersebut harus menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut: 1). Proses pembelajaran haruslah mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah ada pada diri siswa. 2). Dalam proses pembelajaran harus terlihat adanya proses mental (minat dan motivasi) dan aktifitas yang tinggi. 3). Materi pembelajaran haruslah sesuatu yang penting bagi siswa. 4). Hasil belajar yang diperoleh siswa adalah hasil yang tahan lama. Artinya meresap ke dalam diri siswa. 5). Hasil belajar tersebut harus bisa ditransfer ke situasi lain. 6). Hasil belajar adalah dalam bentuk pemahaman dan wawasan yang mengarahkan terjadinya perubahan tingkah laku pada siswa. 7). Hasil pembelajaran itu merupakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan masa kini dan masa depannya.
2.      Pembelajaran fiqih yang bermakna pada Madrasah Tsanawiyah akan terlihat pada tahap perencanan pembelajaran berisi kegiatan merumuskan tujuan pembelajaran fiqih agar lebih bermakna haruslah tujuan yang lengkap tentang siapa yang belajar, hasil belajar yang akan dicapai, kondisi, dan ukuran hasil belajar yang akan dicapai. Pengembangan materi fiqih yang bermakna bukan hanya yang ada pada kurikulum tetapi materi yang relevan. Strategi dan metode pembelajaran yang bermakna haruslah bervariasi, Media dan Sumber belajar fikih, dan evaluasi pembelajaran fiqih. Pada tahap proses pelaksanaan pembelajaran guru fiqih mengimplementasikan metode dalam bentuk kegiatan interaksi dalam rangka mencapai tujuan . Metode digunakan untuk merealisasikan strategi. Keberhasilan implementasi suatu strategi pembelajaran tergantung pada kemampuan guru dalam melaksanakan metode pembelajaran.Hasil pembelajaran fiqih yang harus bermakna bagi siswa.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar